Latihan Hadroh Ibu-Ibu Muslimat NU Di Lingkungan Masjid Al Istiqomah Bajing

Bajing, 30 Juli 2024, Secara historis, hadroh atau yang saat ini lebih dikenal sebagai musik terbangan atau rebana, sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Ini dapat dilihat dari penyambutan yang diberikan oleh kelompok Anshar kepada Nabi Muhammad SAW, ketika beliau tiba di Madinah setelah hijrah dari Makkah. Hadroh telah menjadi bagian dari tradisi dan budaya Islam selama berabad-abad, dan peran juga pengaruhnya masih terasa hingga saat ini. Di Masjid Al Istiqomah Desa Bajing, seni hadroh ini sudah sekian lama vakum kegiatan karena kesibukan masing – masing personal anggotanya.
Dengan datangnya Mahasiswa KKN MAMUSDA UNUGHA 2024 kel 06 yang ada di Desa bajing ini, berusaha untuk menghidupkan kembali kesenian hadroh yang sering kali mengisi pertunjukan pada acara keagamaan atau perayaan agama. Grup hadroh yang Bernama Miftahul Janah melakukan regenerasi pemain hadroh dengan melaksanakan Latihan yang di lakukan di rumah ibu Titin. Untuk mengawali Latihan yang akan rutin dilakukan setiap hari Senin dan Selasa setiap minggunya dengan dipandu oleh Vawaz dan Fajriatul dari KKN 06 Desa Bajing. Diharapkan dengan Latihan hadroh ini, dapat menghidupkan kembali kesenian hadroh di desa Masjid Al Istiqomah dan juga Desa Bajing.
